Sumsel
Pemkot Palembang Siapkan Dermaga 7 Ulu Jadi Sentra UMKM dan Destinasi Wisata Sungai
Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus memperkuat pengembangan kawasan tepian Sungai Musi sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat
Redaksi
KabarSumatra.com-- Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus memperkuat pengembangan kawasan tepian Sungai Musi sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan ialah mengubah kawasan Dermaga Penumpang 7 Ulu menjadi sentra kuliner, pusat oleh-oleh khas Palembang, serta kawasan suvenir yang terintegrasi dengan wisata sungai.
Rencana tersebut dibahas dalam rapat penambahan manfaat (value added) untuk zona UMKM kuliner di Dermaga Penumpang 7 Ulu.
Rapat itu dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Ruang Rapat II Setda Kota Palembang, Selasa 21 Juli 2026.
Baca Juga :
Revitalisasi Sungai Bendung Palembang, BBWS Sumatera VIII dan Pemkot Matangkan Strategi
Dukung Transportasi Ramah Lingkungan, Green SM Siapkan 200 Taksi Listrik di Palembang
Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot mengoptimalkan aset daerah sekaligus memperluas ruang usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Nantinya, pelataran depan dermaga seluas kurang lebih 450 meter persegi akan dimanfaatkan sebagai kawasan kuliner dan pusat penjualan produk unggulan khas Palembang.
"Pelatarannya memang cukup luas, sekitar 450 meter persegi, dan sudah ada pihak yang menunjukkan ketertarikan untuk mengembangkan kawasan tersebut," ujar Isnaini Madani seperti yang dikutip dari laman Pemkot Palembang.
Menurutnya, sebelum rencana direalisasikan, Pemkot akan melakukan kajian secara komprehensif dengan melibatkan seluruh instansi terkait.
Baca Juga :
Kejar Target, Pemkot Palembang Kebut Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat
Langkah Cepat Kemenhut Tekan Risiko Karhutla di Sumsel Lewat Operasi Modifikasi Cuaca
Kajian tersebut mencakup aspek tata ruang, pengelolaan kawasan, regulasi, hingga keberlanjutan operasional agar pengembangan dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan persoalan di kemudian hari.
"Jangan sampai nantinya muncul benturan kepentingan atau kendala dalam pelaksanaannya. Karena itu, kami akan segera membentuk tim khusus yang akan menyusun perencanaan secara matang dan terintegrasi," jelasnya.
Pilihan Lain