Sumsel

Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Ponpes Ar-Riyadh, Wawako Palembang Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Perkuat Silaturahmi Keagamaan, Wawako Prima Salam Hadiri Agenda Akbar Ponpes Ar-Riyadh

Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Ponpes Ar-Riyadh, Wawako Palembang Ajak Teladani Akhlak Rasulullah (Foto : Dok Pemkot Palembang)

KabarSumatra.com— Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Riyadh, 13 Ulu, Palembang, Senin (21/9).

Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga dirangkaikan dengan sejumlah agenda penting Ponpes Ar-Riyadh, yakni Milad ke-55 Ponpes Ar-Riyadh, Haul Muassis Ma’hadir Riyadh ke-43, serta Walimatul Ursy.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan kekeluargaan tersebut turut dihadiri para ulama, tokoh agama, majelis serta para santri Ponpes Ar-Riyadh.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk kembali mengenang perjalanan kehidupan Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak, keteladanan, serta nilai-nilai keislaman yang beliau ajarkan.

Baca Juga :

Rapat Banjir Diwakili Staf PPPK, Wali Kota Palembang Ratu Dewa Berang dan Usir Peserta

Tekan Risiko Karhutla, Pemkot Palembang Terima Bantuan Alat Pemadam BNPB dan Siapkan Posko 24 Jam

Kehadiran Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam pada kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kota Palembang terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan Islam.

Khususnya dalam memperkuat pembinaan generasi muda melalui lingkungan pesantren.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, diharapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat maupun dalam membangun kehidupan Kota Palembang yang religius dan harmonis.

Baca Juga :

Pemkot Palembang Sambut Zuriat Kerajaan Jambal Kelantan, Pererat Hubungan Budaya

Melalui Aplikasi SILABA, Pemkot Palembang Wujudkan Pengelolaan Bank Sampah Transparan dan Terukur

Peringatan Maulid Nabi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara ulama, pemerintah, santri dan masyarakat.

Dan juga memperkuat semangat bersama dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.

Exit mobile version