KabarSumatra.com— Asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) memicu keterbatasan jarak pandang (visibility) di bawah batas minimal penerbangan.
Sehingga berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Senin (5/10/2026).
Sejumlah jadwal keberangkatan (departure) maupun kedatangan (arrival) mengalami penundaan (delay) hingga pengalihan pendaratan.
General Manager Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Ahmad Syaugi Shahab menjelaskan bahwa langkah penundaan ini diambil demi mengutamakan keselamatan penerbangan, baik bagi para penumpang maupun seluruh kru pesawat.
Baca Juga :
Pertamina Patra Niaga Siagakan Pasokan Avtur untuk Pemadaman Karhutla Sumsel
Pakar Sebut Faktor Manusia Dominasi Karhutla, Pencegahan Butuh Perubahan Perilaku
Berdasarkan data resmi Branch Communication Bandara Internasional SMB II Palembang, berikut daftar penerbangan yang terdampak:
Daftar Penerbangan Keberangkatan (Departure) Terdampak:
IU 921 (Palembang – Jakarta/CGK)
QG 989 (Palembang – Batam/BTH)
IU 302 (Palembang – Pangkalpinang/PGK)
JT 246 (Palembang – Batam/BTH)
IU 964 (Palembang – Medan/KNO)
GA 107 (Palembang – Jakarta/CGK)
QG 981 (Palembang – Jakarta/CGK)
QG 987 (Palembang – Jakarta/CGK)
AK 461 (Kuala Lumpur/KUL – Palembang)
IU 923 (Palembang – Jakarta/CGK)
QG 985 (Palembang – Jakarta/CGK)
Baca Juga :
Bantu Konsumen Terdampak Karhutla di Sumatera, Suzuki Bagikan Filter AC Anti-Allergen Gratis
Hadapi Puncak Kemarau, Masyarakat Sekitar Kilang Plaju Dibekali Pelatihan Pemadaman Karhutla
Daftar Penerbangan Kedatangan (Arrival) Terdampak:
IU 933 (Yogyakarta/YIA – Palembang)
GA 102 (Jakarta/CGK – Palembang)
QG 980 (Jakarta/CGK – Palembang)
QG 9962 (Jakarta/CGK – Palembang)
AK 462 (Kuala Lumpur/KUL – Palembang)
IU 924 (Jakarta/CGK – Palembang)
QG 984 (Jakarta/CGK – Palembang)
Pihak pengelola bandara memastikan situasi di area terminal Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II saat ini tetap aman dan kondusif.
Koordinasi intensif terus dilakukan bersama maskapai dan instansi terkait guna memantau perkembangan kondisi cuaca serta jarak pandang secara real-time.
