HeadlineSumsel

Jarak Pandang Turun hingga 350 Meter akibat Kabut Asap, 26 Penerbangan di Bandara SMB II Terganggu

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Jarak Pandang Bandara SMB II Palembang Turun Hingga 350 Meter

Jarak Pandang Turun hingga 350 Meter akibat Kabut Asap, 26 Penerbangan di Bandara SMB II Terganggu (Foto: Dok SMB II Palembang)

KabarSumatra.com— Memasuki Sabtu sore (10/10/2026), gangguan penerbangan akibat kabut asap pekat karhutla di Kota Palembang kian memburuk.

Otoritas Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II mencatat jarak pandang (visibility) merosot tajam hingga menyentuh angka 350 meter pada pukul 15.00 WIB, jauh di bawah batas aman keselamatan penerbangan.

General Manager Bandara Internasional SMB II, Ahmad Syaugi Shahab mengatakan setidaknya 13 jadwal keberangkatan (departure) dan 13 jadwal kedatangan (arrival) mengalami kendala operasional parah.

Mulai dari penundaan (delay), pesawat kembali ke area parkir (return to apron/RTA), hingga kembali ke bandara asal (return to base/RTB).

Baca Juga :

63 dari 66 Titik Api Ada di Luar Daerah, Asap Karhutla Memperburuk Udara Kota Palembang

Antisipasi ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla, Ini 6 Puskesmas 24 Jam di Palembang

Di antaranya, penerbangan Lion Air JT 246 rute Palembang–Batam terpaksa melakukan Return to Apron (RTA).

Sementara dari jadwal kedatangan, dua penerbangan Garuda Indonesia dari Jakarta (GA 102 dan GA 104) terpaksa melakukan Return to Base (RTB) demi mengutamakan keselamatan penumpang.

Penerbangan rute internasional seperti Scoot (TR 255) rute Singapura dan AirAsia (AK 461/AK 462) rute Kuala Lumpur juga ikut terdampak kondisi Visibility Below Minimal ini.

Daftar Lengkap Penerbangan Terdampak (Update 15.00 WIB)
Keberangkatan Terdampak (Departure):

Baca Juga :

Jarak Pandang di Bawah 600 Meter, 5 Penerbangan Bandara SMB II Palembang Delay

Atasi Karhutla di Lahan Gambut, Wamen LH Dorong Perusahaan di Sumsel Perkuat Infrastruktur Air

JT 246 (Lion Air) – Palembang (PLM) ke Batam (BTH) – RTA

TR 255 (Scoot) – Palembang (PLM) ke Singapura (SIN)

IU 302 (Super Air Jet) – Palembang (PLM) ke Pangkalpinang (PGK)

SI 7296 (Susi Air) – Palembang (PLM) ke Pagar Alam (PXA)

QG 987 (Citilink) – Palembang (PLM) ke Jakarta (CGK)

IU 964 (Super Air Jet) – Palembang (PLM) ke Medan (KNO)

AK 461 (AirAsia) – Palembang (PLM) ke Kuala Lumpur (KUL)

QG 981 (Citilink) – Palembang (PLM) ke Jakarta (CGK)

GA 107 (Garuda Indonesia) – Palembang (PLM) ke Jakarta (CGK)

GA 109 (Garuda Indonesia) – Palembang (PLM) ke Jakarta (CGK)

QG 985 (Citilink) – Palembang (PLM) ke Jakarta (CGK)

IU 935 (Super Air Jet) – Palembang (PLM) ke Yogyakarta (YIA)

IP 313 (Pelita Air) – Palembang (PLM) ke Jakarta (CGK)

Kedatangan Terdampak (Arrival):

TR 255 (Scoot) – Singapura (SIN) ke Palembang (PLM)

SI 7295 (Susi Air) – Pagar Alam (PXA) ke Palembang (PLM)

QG 9962 (Citilink) – Jakarta (CGK) ke Palembang (PLM)

IU 933 (Super Air Jet) – Yogyakarta (YIA) ke Palembang (PLM)

AK 462 (AirAsia) – Kuala Lumpur (KUL) ke Palembang (PLM)

QG 980 (Citilink) – Jakarta (CGK) ke Palembang (PLM)

GA 102 (Garuda Indonesia) – Jakarta (CGK) ke Palembang (PLM) – RTB

GA 104 (Garuda Indonesia) – Jakarta (CGK) ke Palembang (PLM) – RTB

QG 984 (Citilink) – Jakarta (CGK) ke Palembang (PLM)

IU 965 (Super Air Jet) – Medan (KNO) ke Palembang (PLM)

IP 312 (Pelita Air) – Jakarta (CGK) ke Palembang (PLM)

GA 108 (Garuda Indonesia) – Jakarta (CGK) ke Palembang (PLM)

IU 922 (Super Air Jet) – Jakarta (CGK) ke Palembang (PLM)

Exit mobile version